Pengumuman hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 diinformasikan pada hari ini Selasa, 18 Maret 2025 pukul 15.00 WIB. Perlu diketahui bahwa ada sebanyak 776.515 siswa yang mendaftar SNBP 2025. Dari jumlah tersebut, hanya ada 181.425 orang yang diterima.
Artinya, angka tersebut menunjukkan lonjakan peserta sebesar 10,6 persen. Dari 181.425 mahasiswa tersebut, sebanyak 16.150 kursi merupakan kuota D3, 22.603 kuota D4, dan 142.672 kuota S1.

Cara Registrasi Ulang SNBP 2025
Cara registrasi ulang SNBP 2025 dapat berbeda pada setiap PTN. Oleh karena itu, peserta dapat mengecek panduan registrasi ulang di laman PTN penerima.
Sebagai gambaran, berikut cara registrasi ulang di Universitas Diponegoro seperti dilansir dari Pengumuman Nomor: 24/UN7.A1/AK/2024 Tentang Registrasi Administratif dan Verifikasi Calon Mahasiswa Baru Program Sarjana dan Sarjana Terapan Jalur SNBP TA 24/2025 Universitas Diponegoro:
Calon mahasiswa melakukan registrasi online pada laman https://regonline.undip.ac.id/ dengan cara login menggunakan nomor peserta dan password tanggal lahir (DDMMYYYY).Mekanisme registrasi online yaitu:
1. Mengisi data pribadi, data orang tua/ wali, data pendidikan, dan data prestasi.
2. Menentukan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) per semester pada menu Pilihan UKT.
Calon mahasiswa diwajibkan memilih salah satu pilihan UKT: Golongan Tertinggi atau Golongan Lainnya (selain Golongan Tertinggi).
a. Sebelum menentukan pilihan UKT, calon mahasiswa wajib memahami ketentuan terkait besaran UKT Jalur SNBP Universitas Diponegoro Tahun Akademik 2024/2025
b. Calon mahasiswa jalur SNBP tidak dikenakan biaya Iuran Pengembangan Institusi (IPI)
c. Calon mahasiswa yang memilih UKT Golongan Lainnya (selain Golongan Tertinggi), wajib mengunggah berkas UKT
d. Besaran UKT yang harus dibayarkan oleh mahasiswa yang memilih UKT Golongan Lainnya (selain Golongan Tertinggi) dapat dilihat pada menu Pengumuman UKT
3. Mencetak dan menandatangani Form Registrasi Online dan Pernyataan Kesanggupan yang diunduh dari menu Cetak Formulir & KTM.
Setelah itu, peserta akan diarahkan untuk membayarUKT dan melakukan cek kesehatan secara luring.